Begini Teknik Yang Benar Saat Menambal Ban Tubeless, Ternyata Selama Ini Salah…
TVTOGEL – Ban tubeless, atau ban tanpa ban dalam, kini menjadi pilihan utama bagi banyak kendaraan, baik mobil maupun motor. Kelebihannya yang tidak memerlukan ban dalam menjadikannya lebih praktis dan efisien. Namun, meskipun lebih mudah dalam perawatan, ban tubeless juga bisa bocor atau rusak, terutama akibat benda tajam di jalan. Menambal ban tubeless seharusnya menjadi hal yang sederhana, namun banyak orang yang masih melakukan kesalahan dalam menambalnya. Apa saja teknik yang benar untuk menambal ban tubeless? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
1. Kenali Tanda Ban Bocor
Sebelum menambal ban tubeless, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa ban tersebut memang bocor. Biasanya, ban bocor akan membuat tekanan angin berkurang secara perlahan, atau bahkan bisa terasa datar saat Anda mengendarai kendaraan. Tanda lain bisa berupa suara desis angin yang keluar atau jika Anda mencelupkan ban ke dalam air, akan terlihat gelembung udara di area bocoran.
2. Pahami Alat dan Bahan yang Diperlukan
Sebelum mulai menambal, pastikan Anda telah menyiapkan alat dan bahan yang tepat. Berikut ini adalah peralatan yang perlu Anda miliki:
- Kit Tambal Ban: Biasanya berisi jarum tambal, tali tambal, lem karet, dan alat pendorong.
- Obeng: Untuk melepas roda dari kendaraan jika diperlukan.
- Pompa Ban: Untuk mengisi angin setelah ban ditambal.
- Alat Pembersih: Untuk membersihkan area bocoran sebelum menambal.
3. Periksa dan Temukan Lokasi Bocoran
Setelah memastikan bahwa ban Anda bocor, langkah pertama adalah mencari lokasi kebocoran. Untuk menemukan lubang pada ban tubeless, Anda bisa menggunakan sabun cair atau air sabun. Siramkan larutan sabun pada permukaan ban yang diduga bocor dan lihat apakah ada gelembung udara yang muncul. Gelembung tersebut menunjukkan lokasi bocoran.
4. Lepaskan Ban dari Velg (Jika Perlu)
Untuk menambal ban tubeless dengan benar, sebaiknya Anda melepaskan ban dari velg. Hal ini memudahkan proses penambalan dan memastikan bahwa area bocoran dapat dijangkau dengan lebih mudah. Namun, jika Anda dalam kondisi darurat dan tidak memiliki peralatan lengkap, menambal ban tubeless tanpa melepasnya dari velg masih memungkinkan, meskipun tidak ideal.
5. Bersihkan Area Bocoran
Sebelum melakukan penambalan, sangat penting untuk membersihkan area bocoran. Gunakan alat pembersih atau amplas untuk menghilangkan kotoran, serpihan, atau karat di sekitar lubang bocor. Membersihkan permukaan ban akan memastikan bahwa lem karet dapat menempel dengan sempurna dan mencegah kebocoran lagi setelah penambalan.
6. Pasang Tali Tambal
Berikut adalah langkah-langkah yang benar untuk memasang tali tambal ban tubeless:
- Ambil tali tambal yang ada dalam kit dan masukkan tali tambal tersebut melalui jarum tambal.
- Masukkan jarum tambal yang sudah terisi tali tambal ke dalam lubang bocor dengan tekanan yang cukup hingga tali tambal masuk sepenuhnya ke dalam lubang ban.
- Setelah tali tambal masuk ke dalam, tarik jarum tambal keluar dengan hati-hati. Pastikan sebagian tali tambal tetap berada di dalam ban dan sebagian lagi menonjol keluar dari permukaan ban.
7. Gunakan Lem Karet (Opsional)
Beberapa orang menggunakan lem karet untuk menambah daya rekat antara tali tambal dan ban. Lem karet ini bisa membantu mengisi celah kecil yang mungkin terlewatkan saat memasang tali tambal. Oleskan sedikit lem pada ujung tali tambal sebelum memasukkannya ke dalam lubang untuk hasil tambalan yang lebih kuat.
8. Potong Sisa Tali Tambal
Setelah tali tambal terpasang dengan sempurna, potong sisa tali yang menonjol dengan gunting atau pisau. Sisakan sedikit saja untuk memastikan tali tambal tetap terpasang rapat dan tidak mengganggu saat ban kembali digunakan.
9. Periksa Tekanan Angin dan Pasang Kembali Ban
Setelah menambal ban, pompa kembali ban hingga mencapai tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Pastikan tidak ada kebocoran yang tersisa dengan mengecek kembali area tambalan dengan menggunakan air sabun. Jika sudah tidak ada gelembung yang muncul, berarti penambalan berhasil.
10. Uji Coba Kendaraan
Sebelum melanjutkan perjalanan, pastikan Anda melakukan uji coba dengan mengendarai kendaraan beberapa meter untuk memastikan bahwa ban telah kembali berfungsi dengan baik dan tidak bocor lagi. Periksa tekanan ban secara berkala, terutama setelah perjalanan jauh, untuk memastikan tambalan tetap aman.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menambal Ban Tubeless
Meskipun proses menambal ban tubeless terlihat sederhana, banyak orang yang masih melakukan kesalahan, seperti:
- Tidak membersihkan area bocoran dengan baik: Kotoran atau karet yang menempel dapat menghalangi lem atau tali tambal menempel dengan sempurna.
- Menambal di bagian samping ban: Penambalan ban tubeless hanya dianjurkan pada area telapak ban yang datar, bukan pada bagian sisi atau samping ban, karena bisa mempengaruhi kestabilan.
- Mengabaikan penggunaan lem karet: Tanpa lem, tali tambal bisa lebih mudah terlepas. Meskipun tidak selalu diperlukan, lem karet akan memberikan daya rekat yang lebih kuat.
Kesimpulan
Menambal ban tubeless memang tampak mudah, tetapi jika dilakukan dengan teknik yang salah, Anda bisa menghadapi masalah kebocoran yang lebih besar atau bahkan bahaya saat berkendara. Dengan mengikuti langkah-langkah yang benar dan menggunakan alat serta bahan yang tepat, Anda bisa menambal ban tubeless dengan aman dan efektif. Jangan ragu untuk segera menambal ban bocor agar perjalanan Anda tetap aman dan nyaman!
SUMBER: bosbasker.my.id

